Melestarikan Adat, 92 Orang Ikuti Ruwatan Murwakala di Kayangan Api Bojonegoro

- 30 Juli 2022, 17:42 WIB
92 Orang Ikuti Prosesi Ruwatan Gratis di Kayangan Api Bojonegoro
92 Orang Ikuti Prosesi Ruwatan Gratis di Kayangan Api Bojonegoro /

PORTAL BOJONEGORO - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bojonegoro menggelar ruwatan murwakala gratis setelah dua tahun sempat terhenti dampak pandemi.

Tradisi ruwatan ini diiringi pagelaran wayang kulit yang dipentaskan oleh dalang kondang Ki Priyo Darsono, Sabtu 30 Juli 2022 di Wisata Kayangan Api, Kecamatan Ngasem.  

Prosesi adat diawali dengan kirab atau mengitari api abadi diiringi suara gamelan berupa gendhing dan lagu dalang.

Baca Juga: Kehadiran Handphone Ini Buat Pemuja Kecepatan! Intip Spek Gahar dari Realme 9 PRO serta Harganya

Hadir dalam ruwatan tersebut, Sekretaris Daerah Nurul Azizah, jajaran staf ahli, kepala OPD, Dirut RSUD Sosodoro, Forkopimda, Camat Ngasem, Forkopimca Ngasem, Kepala Desa Sendangharjo, Kecamatan Dander, serta tamu undangan. 

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Budiyanto menjelaskan, dasar pelaksanaan kegiatan Undang- Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang pemajuan kebudayaan, peraturan daerah Kabupaten Bojonegoro Nomor 1 Tahun 2020 tentang pelestarian kesenian tradisional, dan program pembangunan kebudayaan pada Disbudpar Kabupaten Bojonegoro. 

Ruwatan Murwakala, lanjut Budiyanto merupakan rangkaian upacara tradisi jawa yang bertujuan membersihkan diri atau mensucikan diri agar terhindar dari marabahaya sehingga bisa hidup sejahtera.

Baca Juga: Paket Komplit Semuanya Dapat! Inilah Spesifikasi Canggih Dari Handphone Infinix Note 12 VIP

Selain itu juga untuk melestarikan dan aktualisasi adat budaya daerah dan menumbuhkan rasa cinta terhadap tradisi dan budaya daerah. Juga upaya mengenalkan budaya ruwatan sebagai bagian tradisi di Kabupaten Bojonegoro serta memberikan fasilitasi kepada masyarakat Bojonegoro sehingga dapat mengikuti ruwatan massal bersama-sama di Kayangan Api. 

"Peserta masyarakat Bojonegoro dan tidak dipungut biaya. Karena masih dalan situasi pandemi peserta dibatasi 50 jenis sukerto," jelas Budiyanto. 

Halaman:

Editor: Ainur Rofik


Tags

Artikel Rekomendasi

Terkait

Terkini