Pertempuran Darat TNI AD dengan US Army terjadi Makalisung, Latma Garuda Shield ke-15

- 10 Agustus 2021, 13:18 WIB
Pertempuran Darat TNI AD dengan US Army terjadi Makalisung, Latma Garuda Shield ke-15
Pertempuran Darat TNI AD dengan US Army terjadi Makalisung, Latma Garuda Shield ke-15 /Dispen Kodam XIII/Merdeka, M Irzal Portal Bojonegoro

 

Portal Bojonegoro - Pertempuran darat berlangsung antara TNI AD dengan US Army yang berlangsung di hutan Bukit Makalisung Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara.

Personel dari US Army berpakaian loreng coklat dan bersenjata lengkap, terlihat menyisir hutan dan perbukitan di kawasan bukit Makalisung Kabupaten Minahasa, sejak Senin , 9 Agustus 2021 Pagi.

Dalam kondisi senyap dan perlahan, secara berkelompok pasukan US Army berupaya mendeteksi keberadaan musuh.

Baca Juga: September 2021, Mahasiswa Terima Bantuan UKT Covid-19 sebesar Rp745 miliar

Melalui pengintaian, mereka berusaha melakukan penyergapan secara mendadak.

Begitu terdeteksi aksi baku tembak pun tak terelakan, pasukan US Army secara beruntun melepaskan tembakan dari senjata otomatnya ke arah musuh.

Penyerangan ke titik area zona musuh oleh tentara US Army ini, merupakan bagian latihan bersama (Latma) dengan TNI AD prajurit dari 712 Kodam XIII/ Merdeka di Makalisung.

Sebelumnya Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Andika Perkasa beserta ibu Ketua Umum Persit KCK, meninjau Latma Garuda Shield ke - 15 di pantai 26 Makalisung Kecamatan Kombi, Kabupaten Minahasa Sulawesi Utara pada Senin, 9 Agustus 2021 Siang.

Baca Juga: Putus Kontrak Lionel Messi Tinggalkan Barcelona, Fans dibuat Kecewa

Latihan terbesar sepanjang sejarah kerja sama militer Indonesia dan Amerika Serikat ini, di selenggarakan sejak tanggal 1 sampai 14 agustus 2021.

Latma tersebut berlangsung di tiga lokasi berbeda, yaitu Puslatpur Kodiklat di Baturaja, daerah latihan Amborawang di Balikpapan Kalimantan Timur serta dan Makalisung di Minahasa.

Dalam kunjungannya di Makalisung, KASAD Andika Perkasa, menyapa dan berdialog dengan para prajurit TNI AD yang mengikuti Latma Garuda Shield.

Baca Juga: 25 Tahun Balapan, Legenda Valentino Rossi Akhirnya Pensiun dari MotoGP

Selain itu, Jenderal bintang empat ini juga mengobrol dengan personel US Army terkait pengalaman mereka mengikuti Latma di Makalisung.

Sedikitnya 2161 prajurit TNI AD, serta 1547 prajurit US Army yang mengikuti Latma ini.

“Kerja sama melalui latihan militer bersama antar TNI Angkatan Darat dan Us Army sudah terbangun sejak 2007, yang awalnya hanya diikuti 80 orang personel US Army,” kata KASAD Jenderal Anidka Perkasa dalam jumpa pers di Pantai 26 Rerer Makalisung, 9 Agustus 2021.

Baca Juga: Ibu Hamil Sekarang Bisa Ikut Vaksin Covid-19, Begini Penjelasannya

“Pada 2013 sebanyak 200 personel US Army ikut Latma dan terus bertambah 500 personel, dan pada 2019 Latma di ikuti 912 orang, dan pada 2020 kegiatan dilakukan secara virtual karena awal semua negara terkena dampak Covid-19,” lanjut KASAD.

Lebih lanjut menurut KASAD, pada 2021 ini merupakan pelatihan terbesar dari jumlah personel US Amry yang ikut Latma dan terbesar dari sisi senjata berat yang ikut disertakan.

“Sejumlah senjata alat berat arteleri medan digunakan baik TNI AD maupun US Army berupa roket dengan jangkauan 12 KM, yang di uji coba di Baturaja,” ungkap Andika.

Baca Juga: Terbongkar, Penyelundupan Paket Sabu 16 Kg di dalam Patung Asal Afrika

Sementara itu, para personel yang mengikuti Latma Garuda Sheild ke-15 ini, mendapat materi pelatihan meliputi Staff Exercise, Field Training Exercise (FTX), Live Fire Exercise (LFX), Aviation dan Medical Exercise (Medex).

Selain itu terdapat dua program latihan penggabungan, yaitu Joint Combined Exchange Training (JCET) dan Garuda Airborne.

Jenderal Andika Perkasa berharap dari Latma ini bisa menunjukkan pengalaman baru bagi prajurit TNI AD dengan negara lain, baik keramahan dengan orang maupun persahabatan yang terbangun saat pelaksanaan latihan digelar.

Baca Juga: Simak Bantuan Kuota Data Internet dan UKT 2021 sebesar Rp13,2 Triliun Pandemi Covid-19

“taktik, strategis maupun kecanggihan peralatan bukan yang utama, yang terpenting hubungan antar pasukan melalui persahabatan itu yang lebih penting,” tandas KASAD.

Selain itu, kegiatan Latma Garuda Shield ke-15 ini, guna meningkatkan hubungan bilateral antara kedua negara serta meningkatkan kemampuan baik prajurit TNI AD maupun US Army.

Hadir dalam kunjungan tersebut Danpusterad, Pangdam XIII/ Merdeka, Aslat Kasad, Ir Kodiklatad, Kadispenad, Ir Pushubad, Bupati Minahasa serta Pejabat Utama Kodam XIII/ Merdeka.***

Editor: M. Irzal


Tags

Artikel Rekomendasi

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah